UNIPMA dan Pemdes Wates Panekan Jalin Kerja Sama Ujian Praktik Komputer dan CAT Seleksi Perangkat Desa 

MADIUN – Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melalui Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Wates, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, dalam penyelenggaraan ujian praktik komputer dan ujian tulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi perangkat desa. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dilaksanakan di Ruang Sidang Kampus 1 Universitas PGRI Madiun, Jumat (26/6).
Melalui kerja sama ini, Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi Universitas PGRI Madiun dipercaya sebagai tim penyusun soal, tim penguji ujian praktik komputer, sekaligus penyelenggara ujian tulis berbasis CAT pada proses seleksi pengisian perangkat Desa Wates.
Penandatanganan MoA dihadiri Ketua Tim Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi Universitas PGRI Madiun, Andria, M.Kom., MTA, MCE, MOS, MTCRE, CITPM, MCF, OCP, bersama anggota tim Dr. Erawan Kurniadi, S.Si., M.Pd., Reza Kusuma Setyansah, M.Pd., MOS., Fajar Salistyo P., S.Kom., dan Indra Wibisana. Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Biro Kerja Sama dan Humas (BKH) Universitas PGRI Madiun Dr. Brigitta Septarini, M.Pd., beserta jajaran Pemerintah Desa Wates, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.
Ketua Tim Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi Universitas PGRI Madiun, Andria, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Universitas PGRI Madiun dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi yang profesional, objektif, dan akuntabel.
"Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT), seluruh proses seleksi dapat dilaksanakan secara lebih objektif, transparan, dan terukur. Selain itu, ujian praktik komputer juga disusun untuk mengukur kompetensi teknis peserta sesuai kebutuhan jabatan perangkat desa. Kami memastikan setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas," ujarnya.
Ia menambahkan, tim Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi Universitas PGRI Madiun tidak hanya bertanggung jawab dalam penyelenggaraan sistem CAT, tetapi juga menyusun instrumen soal serta menjadi tim penguji pada ujian praktik komputer. Dengan demikian, seluruh proses seleksi dapat berjalan secara terintegrasi mulai dari penyusunan soal, pelaksanaan ujian, hingga penyajian hasil secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan seleksi didukung oleh tim yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi, keamanan sistem, serta pengembangan sistem ujian berbasis komputer. Kompetensi tersebut diperkuat dengan berbagai sertifikasi nasional maupun internasional yang dimiliki anggota tim sehingga pelaksanaan seleksi dapat berlangsung sesuai standar profesional.
Selama beberapa tahun terakhir, Divisi Digitalisasi dan Komputerisasi Universitas PGRI Madiun telah dipercaya oleh berbagai pemerintah desa maupun instansi dalam penyelenggaraan seleksi berbasis CAT. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, efektif, dan efisien.
Melalui kerja sama ini, Universitas PGRI Madiun berharap pelaksanaan ujian praktik komputer dan CAT dapat mendukung terwujudnya proses seleksi perangkat desa yang lebih profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik yang tidak sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Kerja sama ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.